Berpegang Pada Tali Allah

Berpegang Teguh Pada Tali (agama) Allah…
 
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا
 
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara. (QS Ali Imran:103)
 
Wahai kawan…
Sedih, sunyi, canda, tawa kita lewati bersama…
Kemanapun bagai tali yang telah diikat kuat, yang tak dapat dilepas
Kau hibur aku disaat gundah dan kuhibur kau disaat kau membutuhkan…
Kita saling melengkapi satu sama lain…
 
Wahai kawan…
Semoga kau selalu dalam tali Agama Allah…
Semoga setiap langkahmu selalu di Ridhoi-Nya..
Amiin…
Dipublikasi di KBM

Menjaga Kebersihan Lingkungan

إِنَّ اللَّهَ تَعَالى طَيِّبٌ يُحِبُّ الطَّيِّبَ نَظِيفٌ يُحِبُّ النَّظَافَةَ كَرِيمٌ يُحِبُّ الْكَرَمَ جَوَادٌ يُحِبُّ الْجُودَ فَنَظِّفُوا أَفْنِيَتَكُمْ (رواه التيرمدى: 2723)

Artinya:

Sesungguhnya Allah swt. Itu baik, Dia menyukai kebaikan. Allah itu bersih, Dia menyukai kebersihan. Allah itu mulia, Dia menyukai kemuliaan. Allah itu dermawan ia menyukai kedermawanan maka bersihkanlah olehmu tempat-tempatmu. (H.R. at –Tirmizi: 2723)

#Kegiatan Minggu Bersih PonPes Cigintung @Minggu, 27 Maret 2016

 

Dipublikasi di KBM

Belajar dari Kitab Kuning

مَنْ فَسَّرَ اْلقُرْآنَ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ

Siapa saja yang menafsirkan Al Qur’an dengan menggunakan pendapatnya sendiri maka hendaknya dia menempati tempat duduknya yang terbuat dari api neraka” (HR. Ahmad, At Tirmidzi dan Ibnu Abi Syaibah).

Pemahaman yang mendalam dan menguasai cabang-cabang ilmu yang terkait ilmu tafsir, merupakan sekelumit syarat mendasar bagi seorang mufassir.

Salah satu medianya yaitu dengan mempelajari dan memahami Kitab Kuning/Gundul yang dibuat para Ulama. Didalamnya terdapat banyak sekali ilmu/pelajaran mengenai Agama Islam, baik sisi Aqidah,Fiqih,Sirah,Tata bahasa juga tentunya tafsir.

Dengan kita mempelajari Tata Bahasa, tafsir serta aspek lain yang berhubungan, maka insyaallah kita tidak akan sembarangan dalam menafsirkan Ayat-ayat AlQuran.

Mengapa demikian

Merujuk kepada Hadits diatas bahwa seseorang yang menafsirkan Al Quran dengan menggunakan pendapatnya sendiri (tanpa ada rujukan/sumber) maka dia menempati tempat duduknya dari api neraka. Naudzubillahi Min Dzalik.

Semoga kita selalu dijauhkan dari Api Neraka. Amiin

Dipublikasi di KBM

“Menjadi Santri Kompeten”

“Menjadi Pribadi yang berakhlak Mulia, berkompeten dan mampu bersaing dalam Pendidikan Umum.”

Itulah salah satu Visi Pondok Kami Pondok Pesantren Cigintung..
mengembangkan skill/kemampuan santri sebagai bekal tambahan ketika mereka terjun ke masyarakat.
Elektronika pun kami adakan supaya siswa/santri dapat lebih mendalami Keelektronikan dan siap terjun menghadapi era modern ini.

Web on : www.azkiya.com
Twitter : @PonPesCigintung

Dipublikasi di KBM