DUA KENDALA BERKORBAN

up1

Tidak dapat dipungkiri sering kita dapati bila dijalan kebathilan, manusia tidak segan-segan berkorban dengan segala yang mereka miliki, tanpa rasa ragu. Berbanding terbalik dengan berkorban dijalan kebenaran, kadang manusia ragu dan merasa segan. Apa yang menyebabkan kita ragu?

#Pertama Terlalu Cinta Dunia
Pada dasarnya apapun yang ada didunia ini boleh dicintai oleh seorang Muslim seperti orang tua, istri, anak dan harta. Namun kecintaan pada semua itu tidak boleh melebihi kecintaan kepada Allah, Rasul-Nya dan Perjuangan dijalan Allah. Bila demikian, maka ia menjadi orang yang terlalu cinta dunia, sehingga menjadi kendala baginya untuk bisa berkorban.

قُلْ إِن كَانَ ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَٰنُكُمْ وَأَزْوَٰجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَٰلٌ ٱقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَٰرَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَٰكِنُ تَرْضَوْنَهَآ أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَجِهَادٍ فِى سَبِيلِهِۦ فَتَرَبَّصُوا۟ حَتَّىٰ يَأْتِىَ ٱللَّهُ بِأَمْرِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلْفَٰسِقِينَ

Katakanlah: “jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. Attaubah :24)

#Kedua Takut Kehilangan Kesenangan Hidup
Makan, minum, Liburan, Berhasrat seksual dsb merupakan beberapa kesenangan hidup dari banyak kesenangan-kesenangan hidup didunia ini. Perlu kita sadari bahwa kesenangan tersebut bersifat sebagai sesuatu yang sementara, semua pasti akan berakhir, dikarenakan keterbatasan manusia seperti sakit, tua dan meninggal dunia.

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.”

Sejarah mencatat begitu banyak sahabat Nabi yang rela berkorban untuk tegaknya kebenaran nilai-nilai Islam.

Hanzalah menemui ajalnya dimedan perang dan Rasulullah SAW mendapati jenazahnya sedang dikerumuni malaikat yang ternyata sedang memandikannya. Hal ini karena ia mati dalam keadaan junub setelah melakukan hubungan seksual dengan istrinya, karena memang ia pengantin yang baru saja melewati malam pertama. Begitulah contoh pengorbanan sahabat Nabi untuk tegaknya nilai-nilai islam.

Bagaimana dengan kita?
Sudah siapkah mengorbankan segala sesuatu yang kita miliki untuk Allah dan berjuang dijalan Allah?

Dipublikasi di KBM